Ngeblog

Kalau tidak ikut mata kuliah Dasar-Dasar Penulisan, mungkin saya tidak akan pernah membuat blog. Saya pertama kali ngeblog memang lebih karena “paksaan”: salah satu variabel nilai di mata kuliah semester pertama tersebut adalah blog yang bagus baik secara tampilan maupun isi. Karena waktu itu belum punya laptop sendiri dan ngirit uang dengan tidak menghabiskan waktu di warnet, saya menulis di kertas terlebih dahulu. Kalau sudah selesai baru ke warnet dan diunggah ke blog. Biasanya saya nulis tentang curhatan keluh-kesah sehari-hari dan tentang sepakbola.

Setelah punya laptop, saya mulai lebih sering nulis buat dikirim ke koran. Ngeblog hanya buat mengunggah tulisan-tulisan yang dimuat. Kalau enggak dimuat, ya enggak diunggah. Maklum, ada di lingkungan di mana menulis di koran adalah prestasi. Ini adalah fase mulai kecanduan menulis.
Continue reading