Seperti Teman Lama Datang Bercerita

Pramugari Qatar Airways mengumumkan bahwa sebentar lagi pesawat akan mendarat di bandara Heathrow, London. Saya lega. Setelah 15 jam penerbangan ditambah 3 jam transit di Doha, akhirnya sampai juga di Inggris. Semakin lega karena pramugari memberitahu bahwa cuaca di London saat itu 14 derajat celcius. Tidak jauh berbeda dengan cuaca rumah di malam-pagi hari, jadi saya merasa akan baik-baik saja dengan cuaca yang sebelumnya bikin saya khawatir.

Setelah melalui pintu imigrasi dan menunggu koper yang lumayan lama, Nia, seorang teman baik, sudah menunggu di pintu keluar. Masih di dalam bandara, saya merasa cuaca masih baik-baik saja. Baru kaget ketika turun ke underground terminal 4 Heathrow buat naik kereta. Anginnya kencang sekali. Mendadak saya menggigil, lantas bertanya kepada Nia, “ini ac bandara apa angin di luar?” Pertanyaan yang kemudian saya tahu sendiri jawabannya. London memang dingin, dan saya harus segera menyiapkan diri menghadapinya.

Continue reading