Beberapa hal yang saya saksikan di jalanan Jakarta 2015

Perempatan di Jakarta yang paling sering saya tahun 2015.
Perempatan jalan di Jakarta yang paling sering saya lihat tahun 2015.

Kira-kira sudah satu setengah tahun saya di Jakarta. Ada banyak peristiwa yang saya saksikan di jalanan kota ini. Sebagian di antaranya mengonfirmasi pandangan saya tentang Jakarta, kota yang tidak dikehendaki oleh banyak orang, namun pada akhirnya harus didatangi. Sejak membaca bukunya Seno, Affair dan Tiada Ojek di Paris, saya jadi tertarik untuk melihat hal-hal kecil yang saya alami atau lihat. Dalam beberapa tulisannya, Seno memperhatikan hal-hal seperti bajing yang meloncat di kabel listrik, kembalian ongkos tol 2.500,  sampai tukang ojek.

Konon dari hal-hal kecil kita bisa melihat sistem sosial budaya semacam apa yang sedang berjalan. Salah satu kebiasaan saya, ketika melihat atau menyaksikan sesuatu yang aneh (atau malah kadang biasa saja tapi menurut saya menarik), saya menuliskan sekenanya di akun media sosial. Kadang di Facebook, Twitter, juga Path. Sebagian di antaranya saya tampilkan lagi di blog ini:
Continue reading